Umum 26 Oktober 2026· AI, AI Berdaulat, Brasil, Pusat Data, Kebijakan AI, Model Bahasa
Brasil Ingin Punya AI Sendiri: Janji Lula soal AI Berdaulat dan Pusat Data
Dalam pidato kemenangannya, Presiden Brasil Lula berjanji membangun AI buatan Brasil, menarik pusat data berbasis energi terbarukan, dan memperkuat pendidikan matematika serta teknik. Apa artinya, dan apa pelajarannya bagi Indonesia?

Brasil baru saja menutup pemilu presiden yang ketat. Dalam pidato kemenangannya pada Minggu malam, 25 Oktober 2026, di São Paulo, Presiden Luiz Inácio Lula da Silva yang terpilih kembali menyelipkan satu pesan yang cepat ramai dibicarakan di kalangan teknologi: Brasil ingin punya kecerdasan buatan (AI) sendiri.
Menurut Agência Brasil, dengan seluruh suara terhitung Lula meraih lebih dari 64,2 juta suara atau 51,79% suara sah. Pidatonya membahas banyak hal, dari pendidikan, kesehatan, sampai regulasi platform digital. Namun bagian tentang AI dan pusat data (data center) menarik untuk dicermati, termasuk oleh pembaca di Indonesia, karena gagasannya mirip dengan perbincangan "AI berdaulat" yang juga muncul di banyak negara berkembang.
Apa yang sebenarnya dikatakan
Ada tiga gagasan utama terkait teknologi dalam pidato tersebut, sebagaimana dikutip Agência Brasil, G1, dan Estadão:
- AI buatan Brasil. Lula mengaitkannya dengan pendidikan: "Kami ingin mengajarkan lebih banyak matematika, lebih banyak teknik, karena saya tidak ingin bergantung pada kecerdasan buatan Tiongkok atau Amerika. Saya ingin menciptakan AI Brasil."
- Menarik pusat data dengan energi terbarukan. Ia menyebut Brasil mungkin termasuk negara dengan kapasitas energi terbarukan terbesar, dan potensi itu ingin dipakai untuk mendatangkan pusat data ke dalam negeri.
- Sebagian kapasitas untuk kepentingan nasional. Lula menambahkan bahwa perusahaan yang membangun pusat data di Brasil "harus menyisakan sebagian" kapasitasnya untuk informasi Brasil.
Di luar AI, ia juga menjanjikan sekolah sehari penuh hingga jenjang sekolah menengah, perluasan bantuan bagi pelajar dan mahasiswa, serta regulasi perusahaan teknologi besar (big tech).
Detail di program pemerintahan
Pidato kemenangan tentu singkat. Menurut Estadão, rincian yang lebih konkret ada di dokumen program pemerintahan yang didaftarkan ke otoritas pemilu Brasil (TSE). Di antaranya:
- Mengembangkan dan memelihara model bahasa dalam bahasa Portugis dan bahasa lain, yang diarahkan pada masalah dan kebutuhan negara.
- Membangun platform data nasional untuk melatih dan mengevaluasi sistem AI.
- Memperkuat lembaga riset publik, mendorong industri perangkat keras dan perangkat lunak berkinerja tinggi dalam negeri, serta mendekatkan kampus dengan dunia usaha.
- Mewajibkan pusat data baru memberi imbal balik, misalnya kapasitas komputasi untuk pasar domestik, disertai syarat efisiensi energi dan kajian dampak terhadap air, listrik, dan masyarakat sekitar.
Bidang yang disebut bakal menjadi sasaran penerapan AI antara lain pertanian, kesehatan, dan layanan keuangan.
Mengapa ini relevan bagi Indonesia
Brasil dan Indonesia punya banyak kesamaan: penduduk besar, bahasa nasional yang kurang terwakili dalam data pelatihan model AI global, sumber energi yang beragam, dan ekonomi digital yang tumbuh cepat. Karena itu, pertanyaan yang diajukan Brasil terasa dekat:
- Bahasa. Model AI global sudah bisa berbahasa Indonesia, tetapi pemahaman konteks lokal, istilah daerah, regulasi, dan budaya masih sering kurang tepat. Model yang dilatih khusus untuk bahasa nasional adalah salah satu jawaban yang kini dicoba banyak negara.
- Data dan infrastruktur. Di mana data disimpan dan diproses ikut menentukan biaya, kecepatan layanan, dan kepatuhan terhadap aturan perlindungan data.
- Talenta. Menariknya, Lula menaruh pendidikan matematika dan teknik di depan, bukan sekadar membeli teknologi. AI berdaulat pada akhirnya butuh orang yang mampu membangun dan merawatnya.
Indonesia sendiri telah memiliki Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial untuk periode 2020–2045. Langkah Brasil bisa menjadi bahan pembanding yang berguna untuk melihat bagaimana negara berkembang lain menerjemahkan ambisi serupa menjadi program nyata.
Keterbatasan dan konteks
Ada beberapa hal yang perlu diingat sebelum menarik kesimpulan:
- Ini masih janji kampanye. Masa jabatan keempat Lula baru dimulai Januari 2027. Belum ada anggaran, jadwal, atau lembaga pelaksana yang diumumkan dalam pidato tersebut.
- Membangun model AI itu mahal. Melatih model bahasa yang kompetitif membutuhkan komputasi, data berkualitas, dan tim riset yang besar. Banyak inisiatif "AI nasional" akhirnya berfokus pada adaptasi model terbuka yang sudah ada, bukan membangun dari nol.
- Pusat data punya biaya lingkungan. Program pemerintahannya sendiri menyinggung dampak terhadap air dan jaringan listrik, isu yang juga diperdebatkan di banyak negara.
- Konteks politik. Pernyataan tentang AI dan regulasi platform muncul dalam pidato kemenangan setelah persaingan yang ketat. Bagaimana kebijakan ini dijalankan akan bergantung pada dukungan parlemen dan negosiasi dengan industri.
- Angka hasil pemilu sedikit berbeda antarsumber (misalnya 51,79% dan 51,74%) karena waktu pembaruan penghitungan berbeda. Kami memakai angka Agência Brasil dengan seluruh suara terhitung.
Artinya, berita ini lebih tepat dibaca sebagai sinyal arah kebijakan daripada kepastian bahwa Brasil akan segera punya model AI sendiri.
Coba di Sumber AI
Isu AI berdaulat pada dasarnya soal satu hal yang dekat dengan kita: AI yang paham bahasa dan konteks pengguna. Kalau Anda ingin memahami topik seperti ini lebih dalam, misalnya meringkas pidato berbahasa asing, membandingkan kebijakan AI antarnegara, atau menyusun catatan riset, Anda bisa mencobanya di Sumber AI. Ajukan pertanyaan lewat chat dalam bahasa Indonesia, rapikan temuan Anda dalam jurnal, atau jelajahi Studio untuk kebutuhan kreatif. Tetap biasakan memeriksa ulang fakta penting ke sumber aslinya, seperti yang kami lakukan untuk tulisan ini.
Sumber
- Agência Brasil, "Vamos mudar o jeito de governar este país, diz Lula" (25 Oktober 2026): https://agenciabrasil.ebc.com.br/politica/noticia/2026-10/vamos-mudar-o-jeito-de-governar-este-pais-diz-lula
- Estadão, "Em discurso de vitória, Lula diz que pretende atrair data centers e lançar IA brasileira" (26 Oktober 2026): https://www.estadao.com.br/tecmundo/inteligencia-artificial/em-discurso-de-vitoria-lula-diz-que-pretende-atrair-data-centers-e-lancar-ia-brasileira/
- G1, ringkasan pidato pertama Lula setelah terpilih kembali (26 Oktober 2026): https://g1.globo.com/politica/eleicoes/2026/noticia/2026/10/26/regulacao-das-big-techs-seguranca-educacao-e-congresso-o-que-lula-falou-no-primeiro-discurso-apos-ser-reeleito.ghtml
- Ringkasan topik di X: https://x.com/i/trending/2114689844760773114
Tulisan lain
PHP2Shell: Celah Kritis PHP yang Ditemukan dengan Bantuan AI, Apa Artinya bagi Pemilik Website?
26 Oktober 2026
Lebih dari 1.000 Matematikawan Berikrar Menjauhi AI Komersial: Apa yang Mereka Khawatirkan?
26 Oktober 2026
Tiongkok Terbitkan Pedoman AI yang Ramah Lapangan Kerja: 18 Tugas untuk Meredam Dampak AI
25 Oktober 2026